14 Februari 2014

Catatan Hati

##
mulut kita, bibir dan lidahnya, terkadang tak kuat
dengan rasa panas dan pedas yang dahsyat,
bercucuran air mata dan keringat,
kadang perut ikut mulas, tapi nyatanya kita tak jera, suatu saat
pasti menginginkannya lagi, bahkan bersemangat

Catatan Hati

##
jika engkau melihat seseorang tersesat di lembah kesesatan, bantulah ia agar menemukan jalan kebenaran;
jika engkau menyaksikan keburukan dalam diri seseoang, bantulah doakan agar ia mendapatkan kebaikan.
jangan malah menyesatkannya dan memburuk keadaan.


15 Januari 2014

Puisi

Harris Cinnamon
NYANYIAN KENIKMATAN

mudah bagi Tuhan merubah keadaan
itu aku rasakan

saat pagi
disejukkan matahari
saat malam
dihangatkan rembulan

aku dipeluk langit
aku didekap awan
aku dibelai angin
dicumbu bintang-bintang

aku mensyukuri semua kenikmatan
lalu aku bagikan

maka api
menyejukkan matahari
maka air
menghangatkan rembulan

15 Januari 2014
17:14
Masjid An Nida
MNCTV



14 Januari 2014

Puisi

Harris Cinnamon
KACAMATA

Kacatamata mengingatkanku 

untuk berkaca pada mata,
"Dia sudah kau bawa bertahun 

sampai rabun.
Untuk melihat apa sajakah dia?"

Mataku memintaku 

mengenakan kacatamata,
agar dapat melihat mata jiwa. 

"Di sana tempat segala. 
Segala yang pernah dilihat mata.
Bahkan kemurnian kasih sayang Allah."

Berkacalah!

14/1/14

19:55
Pondok Gede

13 Januari 2014

Puisi

Harris Cinnamon
ELEGI JANUARI 2014

Jakarta gelisah
Katulampa tertawa
Ketika kaki-kaki hujan berlarian di kali dan di tanah
Cimanggis, Depok, Cilangkap, Molek, Ciliwung pasrah
Kampung Pulo, Kampung Melayu, Matraman, Bidara Cina,
Kelapa Gading, Grogol, Kedoya rebah
Air meluap, membuncah
Pertanda musibah
ataukah berkah?

Coba kita cari jawabnya pada surat cinta Allah
yang mungkin enggan kita baca
karena tidak ada tandatanganNya.

12 Januari 2014
Molek, Pondok Gede
21:45


11 Januari 2014

Puisi

Harris Cinnamon
TIGA POTONG PISANG GORENG
SECANGKIR KOPI HANGAT
DI PENGHUJUNG JUMAT

tiga potong pisang goreng
secangkir kopi hangat
di penghujung jumat

"Itu sangat nikmat,"
ucap tiga ekor burung gereja
yang bertengger di ranting pohon angsana
di pojok mushala tua

tiga potong pisang goreng
secangkir kopi hangat
itu adalah rahmat

"Bersyukurlah pada Allah, Sang pemberi nikmat, pemberi rahmat"
ucap tiga ekor burung gereja
saat senja datang, mentari tenggelam
dan mushala tua bersimbah cahaya bulan

"Nikmat, rahmat, syukur,
jangan dipisahkan,"
tausyiah ustadz di mushala tua.
"Seperti tiga potong pisang goreng
dengan secangkir kopi hangat,"
sambung tiga burung gereja di ranting angsana.

"Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu menyebutnya".

Jumat, 10 Januari 2014
16:30
Karawaci



10 Januari 2014

Puisi

Harris Cinnamon
ENERGI SINERGI IBADAH

Embun telah menyampaikan salam sejuk 

kepada tanah, kepada daun
Tanah dan daun lalu bershalawat bersama angin
Angin menyenandungkan tilawah quran 

dari orang-orang beriman
Orang-orang beriman mengucap syukur 

dengang shalat, sabar, sedekah, dan zikrullah 
kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala
di mana pun berada.

Allah Azza Wa Jalla pasti tersenyum gembira 
melihat energi ibadah maklukNya,
yang tak henti dan saling bersinergi, 

saling berbagi.

Allah berkata pasti,
"SyurgaKu menanti."

10 Januari 2014

Jumat
11:35
Masjid An Nida

08 Januari 2014

Puisi

Harris Cinnamon
KOPI PERUBAHAN

hitam dan pahit,
kopi bisa dicoklatkan
bisa dimaniskan

: berubah!

8 Januari 2014
23:32
Pondok Gede

Puisi

Harris Cinnamon
KEIKHLASAN GULA

Kau tak akan memukan butirannya

jika ia telah larut dalam air.
Hanya kau akan tahu lewat rasanya: manis.
 

Jadi, belajarlah ilmu ikhlas pada gula. 
Dia mampu memberikan rasa manis, 
tapi tak menampakkan dirinya.

Jakarta
7 Januari 2014
15:10

07 Januari 2014

Puisi

Harris Cinnamon
LUMUT

embun dan air terjun
tak mampu menggerusmu
batu pun
tak mau menghalaumu

semua cinta kelembutanmu
hijaumu
spora-sporamu

bidadari termangu menatapmu
lalu berkata: i love you!

15 September 2013
16:00
Air terjun Bidadari,
bojongkoneng, sentul

Puisi

Harris Cinnamon
KEMARAU 2013

matahari mengatakan terik
terik meneriakkan tandus
tandus mengendus tanah
tanah mengucap debu
debu memanggil kemarau
kemarau dipeluk bulan
bulan sembunyi terlalu lama
lama sekali awan menyimpan hujan
hujan dirindukan daun
daun diimpikan batang
batang menyapa akar
akar mencari air

datanglah!
datanglah !
datanglah basah!

Juli 2013
13:13
Pondok Gede






Film CRISTINE,  Bukan sekedar "Tidak Seperti yang kamu Lihat", tapi juga merupakan sampan dengan dayung yang patah. Sampan tersebu...