07 Januari 2014

Puisi

Harris Cinnamon
SUDAHLAH

Sudahlah, daunpun mengerti bahasa angin
Kenapa mempertanyakan badai?

Sementara tanah juga faham rasa damai
Kenapa membongkar gunung, membuncahkan magma?

Sudahlah, biarkan segala berjalan sesuai titah
Terindah, sujudi kodrat dengan taqwa

7 Januari 2014
10:30
Kiara Condong, Bandung

06 Januari 2014

Puisi

Harris Cinnamon
APAKAH?

apakah akar harus menunggu daun luruh
untuk mendengarkan pohon berterima kasih
setelah dijalarkan sari patih tanah
kepada kambium dan kulitnya?

apakah buah atau madu juga harus menunggu kelopak bunga layu
untuk mendengarkan lelawa, tupai, lebah dan manusia berterima kasih
setelah menyantapnya?

ucapkanlah kata indah itu, jauh sebelum segalanya
ucapkanlah dengan ikhlas kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala

6 Januari 2014
Pondok Gede, suatu sore
15:45

04 Januari 2014

Puisi/Lirik Lagu Cinnamon

Harris Cinnamon
YA RASUL

Bibirmu bergetar lirih.
"Ummati...ummati...ummati..."
Kemudian engkau pun pergi.
Jauh sekali.

Bibirmu berkata pasti.
"Ummati...ummati...ummati..."
Tanda cintamu pada kami.
Cinta sejati.

Kini, dikejauhanmu,
adakah yang merasakan kau dekat di hati?
Kini, pada cintamu,
adakah yang merasakannya masuk ke hati?

Ya Rasulullah!
Allah saja bershalawat padamu.
Malaikat pun bershalawat padamu
Ya Habiballah!
Pantaskah kami tak memujamu?
Tegakah kami harus melupakanmu?

Bergetar bibir kami.
"Ya rasul...ya habib...ya nabi
Kami rindu padamu
Kami cintamu."

Allahumma shali ala Muhammad
wa ala ali Muhammad.

1 Rabiul Awal 1435 H
Pondok Gede
23:00 WIB




01 Januari 2014

Renungan

Pernakah engkau mendengarkan apa yang engkau dengar?
Pernahkah engkau melihat apa yang engkau lihat?

Dalam sebuah percakapan, perbincangan, bisa dipastikan kita dapat mendengar apa yang diutarakan pembicara pada kita, bahkan kita juga bisa melihat dengan seksama wajah dan juga gerak bibirnya. Tapi apakah dengan begitu sudah bisa dipastikan kita telah MENDENGAR dan MELIHAT-nya? Ou, belum tentu. Secara lahiriah, telinga kita memang mendengar apa yang dikatakannya dan mata mata kita dapat melihat dia yang bicara pada kita. Namun secara batiniah? Hai, belum tentu batin kita mendengar dan melihatnya.

Baru bisa dibilang MENDENGAR dan MELIHAT, jika kita merasakan getaran-getaran pesan-pesan Allah melalui dari apa yang dikatakannya, dan merasakan kilatan-kilatan kasih Allah melalui wajah dan gerak bibirnya. Dengan demikian juga kita bisa menangkap langsung, secara mendalam, apakah itu mengandung unsur kebaikan atau kejahatan; signalnya, informasinya jernih datang dari Allah langsung pula pada kita, melalui benar-benar MENDENGAR dan MELIHAT itu tadi dari -- istilah umum kita -- mata batin.

Zikir Nasyid (Subhanallah walhamdulillah...) - Navaz - Harris Cinnamon ...

Sampaikan Walau Satu Ayat - Harris Cinnamon.flv

"Al Quran" INDONESIA MENGHAFAL. Vocalis: Harris Cinnamon. wmv

31 Desember 2013

Puisi

Harris Cinnamon
KEGEMBIRAAN LANGIT

1
kegembiraan langit saat tertawa
adalah jiwa yang berwibawa

membagikan kilau-kilau cahaya
sinar
rasa hangat
pada kulit, rambut, kuku,
pada jemuran, pada cat, pada lem,
pada padi-padi, gandum, biji kopi, kopra
pada semuanya

di jendela aku tersenyum melihatnya
bergetar hati, alangkah Maharahman-nya Allah

2
kegembiraan langit saat menangis
adalah rahmat yang manis

daun-daun, rumput-rumput, lumut-lumut, sungai-sungai, selokan-selokan,
batu-batu, debu-debu, pasir-pasir,
burung-burung, ikan-ikan, sapi, onta, semunya
memyesap dengan sukacita
airmata langit

di jendela aku termangu menatapnya
bergetar hati, alangkah Maharahman-nya Allah

3
kegembiraan langit sempurna
saat mendengar
hati bergetar,
nikmat Tuhanmu yang manakah yang hendak kau dustakan?


Lubang Buaya,
31 Desember 2013
13:45

Puisi

Harris Cinnamon
KETIKA HUJAN

ketika hujan, apakah engkau mempertanyakan air?
atau batu?
ataukah debu?

aku tak mepertanyakannya.
aku mensyukuri rahmat-Nya.
 
aku khawatir, hujan bisa menjadi badai
atau bencana?
atau juga musibah?

nabi mengkhawatirkan kita.
takut salah sangka pada niat baik Allah
di balik hujan
di balik setiap peristiwa
 
ketika hujan, aku bertanya pada dirimu,
masih adakah yang hendak engkau tanyakan?
 
engkau diam, diguyur hujan, disiram air
namun bibirmu bergetar, mengucap:
alhamdulillah...

30 Desember 2013
21:35
Asrama Haji

30 Desember 2013

Puisi

Harris Cinnamon
AKU INGIN ANGIN

aku ingin angin menyentuh dingin
lewat embun luruh dari daun beringin
menyentuh danau
menghalau risau

aku ingin angin membawaku melayang
kepada tanah yang tenteram tenang
membawa terang
menepis gersang

aku ingin angin ingin aku dingin

29 Desember 2013
20:30
Pondok Gede

19 Juni 2013

Puisi

Jumat
Harris Cinnamon

Jumat terbentaang
rahmat mengembang
sempurnakan ibadah
hidup 'kan indah

dzikir jadi genteng
doa jadi tiang
shalat jadi rumah
hidup 'kan tambah indah

harirayajumatpertama di 2013

Film CRISTINE,  Bukan sekedar "Tidak Seperti yang kamu Lihat", tapi juga merupakan sampan dengan dayung yang patah. Sampan tersebu...