Lailatul Qadar
Harris Cinnamon
setetas embun tanpa air menyentuh daun
begitu santun
kegersangan tersejukkan, pun
…seberkas sinar tanpa cahaya menyentuh tanah
begitu lembut
kegelapan tercerabut
malam embun dan sinar
malam yang santun dan lembut. Berbinar
malam seribu bulan. Akbar
: i'tikafkan kalbuku,
alqurkan diriku,
ayat-ayat-Mu mengalir dalam nafas dan darahku
alif lam rahasia-Mu tak tabir bagiku
23 Ramadhan 1429 H
23 September 2008
Masjid An Nida, Jakarta Timur
"Sajadah Jiwa" adalah sebuah metafora atau ungkapan puitis yang menggambarkan sajadah bukan sekadar sebagai alas fisik untuk shalat, melainkan sebagai tempat sujud batin, sarana penenangan jiwa, dan ruang komunikasi terdalam antara manusia dengan Allah, tuhan saya. Dan saya membentangkan segala yang ada, disujudkan dengan sepenuh jiwa dan dengan kekhusyukan yang sempurna, dari dan kepada-Nya melalui semesta.
23 September 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Film CRISTINE, Bukan sekedar "Tidak Seperti yang kamu Lihat", tapi juga merupakan sampan dengan dayung yang patah. Sampan tersebu...
-
Harris Cinnamon INGIN SEPERTI BATU DAN LUMUT menyentuh bibir tebing, aku mendengar batu bicara lumut bicara sungguh, pitutur yang b...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar