24 Februari 2014

Puisi

Harris Cinnamon
MENJENGUK HATI

Saat malam telah larut,
aku datang berkunjung menjenguk hatiku,
aku melihat banyak luka padanya.
Disayat pisau maksiat.
Dinodai kemilau dunia.
Bersimbah hasut, dengki, iri, syirik, munafik
dan segenap kebusukan lainnya.

Dalam malam yang larut.
Hening dan melangut.
Hatiku lunglai menyudut.
Aku menangis memandangnya.
Aku ingin mengobatinya.

Ya, Allah, berikan kesempatan
aku menyembuhkannya.

Lubang Buaya, Februari 2014
03:03 WIB

Tidak ada komentar:

Film CRISTINE,  Bukan sekedar "Tidak Seperti yang kamu Lihat", tapi juga merupakan sampan dengan dayung yang patah. Sampan tersebu...