Niken Masuk Daerah Kritis!
Niken, merupakan salah seorang kontestan KDI 5 yang menduduki peringkat pertama dari 5 orang jagoanku yang telah terjemput. Pada episode ke 20, Minggu, 13 Juli 2008, untuk pertama kalinya Niken masuk ke daerah kritis. Sungguh sebuah situasi yang sangat menegangkan. Niken masuk daerah kritis bersama 2 orang kontestan lainnya di 6 besar KDI 5, yaitu Eka (asal Medan) dan Amini (asal Banjarmasin). Untung pada saat unjuk kebolehan agar bisa masuk ke daerah asyik, Niken berhasil memperoleh SMS terbanyak. Sehingga Niken bisa mengikuti kompetisi selanjutnya.
Malam sebelumnya, Sabtu, 12 Juli 2008, pada saat 7 besar, Okta yang juga merupakan jagoanku di KDI5, yang menduduki peringkat ke dua, setelah Niken, versiku, mengalami nasib tragis. Ia terjemput dengan perolehan SMS terendah, setelah disandingkan dengan Eka dan Amini di derah kritis. Padahal Okta mempunyai warna vokal yang bagus, berakater dan mempunyai keunikan tersendiri dalam hal cengkok dangdutnya. Tapi itulah yang namanya kompetisi, yang penilainnya berdasarkan sumlah SMS. Sehingga kualitas tidak bisa mempengaruhi jumlah SMS yang masuk.
Hal aneh yang aku lakukan, ketika Niken masuk daerah kritis, aku jadi "latah" ikut-ikutan kirim SMS sebanyak-banyaknya untuk Niken agar selamat. Ternyata memang cukup berhasil. Tapi apa iya, harus melalui SMS untuk menjadikan seorang sebagai bintang dangdut masa depan? Seharusnya tidak.
Membentangkan segala yang ada, disujudkan dengan sepenuh jiwa dan dengan kekhusyukan yang sempurna, dari dan kepada-Nya melalui semesta.
14 Juli 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Film CRISTINE, Bukan sekedar "Tidak Seperti yang kamu Lihat", tapi juga merupakan sampan dengan dayung yang patah. Sampan tersebu...
-
Sutradara, Penulis, Vocalis Band Memulai karier sebagai penulis Cerpen (1983) di berbagai majalah Remaja dan Koran, seperti ANEKA, Anita Cem...
-
Harris Cinnamon INGIN SEPERTI BATU DAN LUMUT menyentuh bibir tebing, aku mendengar batu bicara lumut bicara sungguh, pitutur yang b...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar